JDP: Jurnal Dunia Peternakan https://jurnal.utb.ac.id/index.php/jdp <p>Jurnal Dunia Peternakan adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Badan Penerbitan Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang. Jurnal Dunia Peternakan ini menerbitkan artikel ilmiah berdasarkan peer-review double blind yang bertujuan untuk menyebarluaskan semua informasi yang berkontribusi pada pemahaman dan pengembangan peternakan di Indonesia. Jurnal Dunia Peternakan ini menerbitkan artikel penelitian asli, artikel telaah pustaka. kasus lapangan, gagasan asli atau artikel ilmiah lainnya. Jurnal Dunia Peternakan terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan April dan Oktober.</p> Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang en-US JDP: Jurnal Dunia Peternakan 2988-5981 Karakteristik Peternak Dan Keberhasilan Inseminasi Buatan Pada Sapi Simental Di Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan https://jurnal.utb.ac.id/index.php/jdp/article/view/1602 <p>Inseminasi buatan adalah aktivitas perkawinan yang mempertemukan antara sel sperma dan sel telur pada <br>ternak betina melalui bantuan manusia. Tolok ukur keberhasilan inseminasi untuk mengevaluasi efisiensi<br>reproduksi sapi betina adalah Service per Conception (S/C), Conception Rate (CR), dan Calving Interval (CI). <br>Keberhasilan inseminasi dipengaruhi oleh tiga faktor utama yaitu; ternak, semen dan manusia. Faktor manusia<br>salah satunya karakteristik peternak.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik peternak dan tingkat <br>keberhasilan inseminasi buatan (IB) pada sapi Simental. Lokasi penelitian di Kecamatan Merbau Mataram <br>Kabupaten Lampung Selatan. Waktu penelitian Bulan Juni – Juli 2023. Responden penelitian adalah peternak sapi <br>simental yaitu sebanyak 250 peternak. Jumlah sampel penelitian sebanyak 71 peternak. Metode penelitian yang <br>digunakan dalam penelitian ini metode survei. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil <br>penelitian diperoleh karakteristik peternak: rata-rata umur peternak adalah 43,49 tahun, tingkat pendidikan <br>peternak adalah sebagian besar Sekolah Menengah Atas (SMA), rata-rata lama berusaha ternak 12,42 tahun, <br>pekerjaan utama peternak adalah sebagian besar adalah petani, dan status kepemilikan ternak adalah rata-rata milik <br>sendiri. Tingkat keberhasilan IB diperoleh nilai S/C = 1,96, CR = 50,70% dan CI =12 bulan<br>Kata kunci: Inseminasi Buatan, keberhasilan Inseminasi Buatan, Service per Conception</p> Fanda Setiawan Novi Eka Wati Lusia Komala Widiastuti Copyright (c) 2024 Fanda Setiawan, Novi Eka Wati, Lusia Komala Widiastuti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-05-30 2024-05-30 2 1 25 31 Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Sapi Simmental Ditinjau dari Angka Konsepsi dan Service Per Conception https://jurnal.utb.ac.id/index.php/jdp/article/view/1600 <p>Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) berdasarkan <br>Angka Konsepsi dan Service Per Conception. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Rukti Harjo Kecamatan Seputih <br>Raman Kabupaten Lampung Tengah, penelitian dimulai Juni hingga Juli 2023. Metode yang digunakan penelitian <br>adalah deskriptif dan kuantitatif analitis. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data primer <br>diperoleh dengan metode survey ke peternak dan petugas IB. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik <br>Lampung Tengah, Dinas Perkebunan dan Peternakan, dan literatur yang terkait. Penelitian dilakukan di Desa <br>Rukti Harjo Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten lampung Tengah. Jumlah sampel di ambil secara purposive <br>sampling yaitu 30 responden dengan pertimbangan memiliki minimal satu ekor sapi betina yang pernah beranak <br>yang menggunakan sistem IB. Data diperoleh dengan wawancara dengan daftar pertanyaan (kuisioner). Hasil <br>penelitian yang berupa data primer maupun data sekunder yang diperoleh yang bersifat kualitatif dipaparkan secara <br>deskriptif, sedangkan yang bersifat kuantitatif di analisis secara statistik yaitu ditentukan nilai rata-rata kemudian <br>di interpretasikan menurut angka statistik tersebut. Dari hasil penelitian dan pembahasan, dapat ditarik kesimpulan <br>bahwa tingkat keberhasilan inseminasi buatan sapi potong di Desa Rukti Harjo Kecamatan Seputih Raman <br>Kabupaten Lampung Tengah dengan angka konsepsi 80% sangat baik karena di atas kisaran 60–73%, dan Service<br>Per Conception (S/C) sebesar 1,71 yang termasuk dalam kategori baik.<br>Kata Kunci: Inseminasi Buatan, sapi potong, angka konsepsi, service per conception</p> M. Hendri Pratama Miki Suhadi Lusia Komala Widiastuti Copyright (c) 2024 M. Hendri Pratama, Miki Suhadi, Lusia Komala Widiastuti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-05-30 2024-05-30 2 1 13 17 Tingkat Pengetahuan Peternak Tentang Gejala Birahi dan Service Per Conception pada Sapi Peranakan Ongole https://jurnal.utb.ac.id/index.php/jdp/article/view/1571 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan peternak tentang gejala birahi dan <em>service per conception</em> sapi PO di Desa Sidorejo Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan. Materi dari peternak dan inseminator yakni catatan reproduksi induk sapi PO sebanyak 90 ekor. Hasil penelitian ini antara lain mayoritas responden atau peternak sebanyak 64,52 % memiliki tingkat pengatahuan tergolong sedang. Rata-rata nilai <em>service per conception </em>yakni 1,5. Tingkat pengetahuan gejala birahi tidak berpengaruh terhadap nilai <em>service per conception. </em>Kesimpulan dalam penelitian ini yakni tingkat pengetahuan peternak terhadap gejala birahi tergolong sedang dan nilai <em>service per conception</em> tergolong baik atau sesuai standar. Tidak terdapat pengaruh antara tingkat pengetahuan gejala birahi terhadap nilai <em>service per conception.</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: Sapi PO, Tingkat pengetahuan gejala birahi, <em>Service per conception</em>.</p> Akhmad Kusen Copyright (c) 2024 Akhmad Kusen https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-05-17 2024-05-17 2 1 1 8 Evaluasi Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Peternakan Rakyat Pada Umur Yang Berbeda Di Kecamatan Seputih Agung https://jurnal.utb.ac.id/index.php/jdp/article/view/1603 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi tingkat keberhasilan inseminasi buatan pada <br>sapi potong betina peternakan rakyat pada umur yang berbeda di Kecamatan Seputih Agung Kabupaten Lampung <br>Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Juli 2023 menggunakan 19 responden dengan <br>58 ekor ternak sapi Bali betina. Penentuan lokasi penelitian ditetapkan secara purposive, yaitu desa Fajar Asri <br>Kecamatan Seputih Agung Kabupaten Lampung Tengah. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data <br>primer dan data sekunder. Variabel yang diamati meliputi: Service Per Conception (S/C), Conception Rate (CR), <br>Calving Rate (CvR). Data yang diperoleh diolah dan dibahas secara deskriptif. Tingkat keberhasilan Inseminasi <br>Buatan di Kecamatan Seputih Agung kabupaten Lampung Tengah dapat digolongkan baik. Hal ini dapat dilihat <br>dari nilai S/C yang rendah (1,81), nilai S/C ini dapat digolongkan baik karena nilai rata rata S/C yang baik adalah <br>1,6 sampai dengan 2,0. Selain itu Conception rate penelitian ini tinggi (86 %) dan nilai Calving Rate yang tinggi <br>juga yaitu sebesar 78 %. Nilai S/C yang rendah akan diikuti Conception Rate yang tinggi dan Calving Rate yang <br>tinggi.<br>Kata kunci : Sapi Bali, Service per Conception, Conception Rate, dan Calving Rate.</p> Irwan Triyono Miki Suhadi Riko Herdiansah Copyright (c) 2024 Irwan Triyono, Miki Suhadi, Riko Herdiansah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-05-30 2024-05-30 2 1 32 40 Pengaruh Karakteristik Peternak Terhadap Performa Reproduksi Sapi Peranakan Ongole Di Desa PancaTunggal Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan https://jurnal.utb.ac.id/index.php/jdp/article/view/1601 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh karakteristik peternak terhadap performa reproduksi <br>sapi Peranakan Ongole (PO) di Desa Pancatunggal Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan.<br>Penelitian ini dilakukan di Desa Pancatunggal Kecamatan Merbau Mataram Kabupaten Lampung Selatan pada <br>Bulan Juni – Juli 2023. Responden penelitian ini adalah peternak sapi Peranakan Ongole sebanyak 152 peternak <br>dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 60 peternak berdasarkan rumus Slovin. Metode penelitian yang <br>digunakan dalam penelitian ini metode survei. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. <br>Hasil analisis diperoleh umur, pendidikan, dan lama berusaha ternak tidak berpengaruh terhadap tingkat <br>keberhasilan inseminasi buatan. Pekerjaan peternak tidak berpengaruh terhadap Service per Conception dan <br>Calving Interval, namun berpengaruh terhadap Conception Rate.<br>Kata kunci: Karakteristik peternak, inseminasi buatan, Service per Conception, Conception Rate, Calving Interva</p> Viky Anggi Wibisono Novi Eka Wati Lusia Komala Widiastuti Copyright (c) 2024 Viky Anggi Wibisono, Novi Eka Wati, Lusia Komala Widiastuti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-05-30 2024-05-30 2 1 18 24 Analisa Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Berdasarkan Conception Rate Pada Sapi Potong Di Kampung Putra Buyut Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah https://jurnal.utb.ac.id/index.php/jdp/article/view/1599 <p>Program (IB) bertujuan untuk memperbaiki mutu genetik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui <br>profil peternak dan permasalahan IB di Kampung Putra Buyut Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung <br>Tengah yang tinjau dengan melihat jumlah betina yang di IB dan jumlah betina yang bunting hasil IB pertama dan <br>persentase Conception Rate (CR). Penelitian dilaksanakan di Kampung Putra Buyut Kecamatan Gunung Sugih <br>Kabupaten Lampung Tengah, dimulai Juni sampai Juli 2023. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif yaitu dengan <br>mengambil data di lapangan dan dianalisis untuk pengambilan kesimpulan. Sampel penelitian adalah Sapi Potong <br>Betina Produktif di Kampung Putra Buyut, Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah yang telah <br>melakukan inseminasi buatan. Jumlah sampel di ambil secara purposive sampling yaitu untuk peternak 30 <br>responden yang memiliki minimal satu ekor sapi potong betina yang pernah beranak menggunakan IB. Data <br>diperoleh dengan wawancara dengan daftar pertanyaan (kuisioner). Metode atau teknik analisis data pada <br>penelitian dilakukan dengan cara mengumpulkan data dalam bentuk Kuantitatif dan dianalisis secara statistik <br>dibahas secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian di simpulkan bahwa Analisa Tingkat angka Conception <br>Rate (CR) pada Sapi betina produktif di Kampung Putra Buyut Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung <br>Tengah sudah baik dengan persentase sapi peranakan ongole 60 %, sapi simmental sebesar 70 %, dan sapi limousin <br>sebesar 60 %.<br>Kata Kunci : Inseminasi Buatan, Conception Rate, peranakan ongole, sapi Simmental, sapi limousine</p> Deny Setiawan Miki Suhadi Lusia Komala widiastuti Copyright (c) 2024 Deny Setiawan, Miki Suhadi, Lusia Komala widiastuti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-05-30 2024-05-30 2 1 9 12 EFISIENSI JALUR PEMASARAN SAPI POTONG DI KECAMATAN WAY PENGUBUAN KABUPATEN LAMPUNG TENGAH https://jurnal.utb.ac.id/index.php/jdp/article/view/1604 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jalur pemasaran, menghitung margin pemasaran dan <br>menganalisis efisiensi pemasaran sapi potong di Desa Banjar Rejo Kecamatan Way Pengabuan Kabupaten <br>Lampung Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan Juli 2023. Metode penentuan <br>responden atau peternak menggunakan metode sensus, yaitu metode yang dilakukan dengan memilih semua <br>peternak sebanyak 25 orang. Data yang diperoleh pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. <br>Pengumpulan data primer dilakukan dengan teknik observasi langsung dilapangan, melalui wawancara terhadap <br>responden berdasarkan daftar pertanyaan (kuisioner) yang telah di persiapakan sebelumnya oleh peneliti. <br>Variabel yang diamati meliputi karakteristik peternak, biaya selama beternak, biaya penjualan sapi potong mulai <br>dari peternak sampai ke pedagang pengecer, dan jalur pemasaran sapi potong. Data yang diperoleh disajikan <br>dalam bentuk tabel, gambar dan dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan <br>bahwa jalur pemasaran sapi di Desa Banjar Rejo terdiri dari dua jalur pemasaran yaitu : jalur I (peternakpedagang pengumpul-pedagang dpengecer) dan jalur II (peternak-pedagang pengumpul-pedagang besarpedagang pengecer). Margin pemasaran tertinggi yaitu pada jalur pemasaran II sebesar Rp 1.541.667 dan jalur <br>pemasaran terendah pada jalur pemasaran I yaitu sebesar Rp 750.000. Jalur pemasaran paling efisien adalah jalur <br>pemasaran I yaitu sebesar 2,87%.<br>Kata kunci : Jalur pemasaran, Sapi potong, Margin pemasaran, Efisiensi pemasaran</p> Arif Maulana Riko Herdiansah Miki Suhadi Copyright (c) 2024 Arif Maulana, Riko Herdiansah, Miki Suhadi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-05-30 2024-05-30 2 1 41 57