UJI VALIDASI METODE DAN PENETAPAN KADAR RANITIDIN DALAM SEDIAAN TABLET SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV
METHOD VALIDATION TEST AND DETERMINATION OF RANITIDINE CONTENT IN TABLET PREPARATIONS BY UV SPECTROPHOTOMETRY
DOI:
https://doi.org/10.37090/jfl.v13i2.1805Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penetapan kadar ranitidin dalam sediaan tablet generik dan merk dagang secara spektrofotometri UV. Penetapan kadar ranitidin dalam sediaan tablet diuji validitasnya berdasarkan parameter linieritas, batas deteksi (LOD) dan batas kuantitasi (LOQ), presisi dan akurasi. Berdasarkan hasil diperoleh nilai linieritas sebesar r = 0,9999 dengan batas deteksi (LOD) 0,1667 ppm dan batas kuantitasi (LOQ) 0,5558 ppm. Presisi didapatkan hasil RSD sebesar 0,641% dan pada akurasi didapatkan hasil % perolehan kembali pada 3 konsentrasi yaitu 9, 12 dan 15 ppm secara berturut-turut 101,05; 100,63; dan 100,33%. Hasil penetapan kadar pada sediaan tablet ranitidin dengan lima tablet generik dan lima tablet merk dagang telah memenuhi persyaratan kadar pada sediaan obat untuk sediaan tablet ranitidin menurut Farmakope Indonesia Edisi VI yaitu mengandung ranitidin tidak kurang dari 90,0% dan tidak lebih dari 110,0%.
Unduhan
Referensi
[1] Sari, I. dan Febrina, E. 2023. Review: Penggunaan Off-Label Obat Golongan Antagonis Reseptor Histamin 2. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 6(1): 266–272.
[2] Mahdayana, I. Dayang, Sudjatmiko, Sumarno dan Padolo, E. 2015. Studi Penggunaan Profilaksis Stress Ulcer pada Pasien Bedah Digestif di RSUD dr. Soetomo Surabaya. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 5(2) : 73-78.
[3] Chandra, B., Rivai, H. dan Marianis, M. 2016. Pengembangan Dan Validasi Metode Analisis Ranitidin Hidroklorida Tablet Dengan Metode Absorbansi Dan Luas Daerah Di Bawah Kurva Secara Spektrofotometri Ultraviolet. Jurnal Farmasi Higea, 8(2): 96–109.
[4] Paul, S., Barai, L., Husen, F., Sarker, S., Pal, T.K., Bai, P., Matin, S. M. A., Saima, A. S. dan Biswas, S. 2020. Analytical Method Development and Validation for Estimation of Ranitidin in Solid Dosage Form by UV-Spectrophotometric Method. Oriental Journal Of Chemistry, 36(6): 1161–1167.
[5] Amalia, T. 2018. Tanggung Jawab Industri Farmasi Terhadap Penerapan Aturan Pemerintah Tentang Cpob. Jurnal Inkofar, 1(1): 59–67.
[6] Rohman, A. 2016. Validasi dan Penjaminan Mutu Metode Analisis Kimia. Graha Ilmu. Yogyakarta.
[7] Naid, T., Kasim, S. dan Pakaya, M. 2011. Majalah Farmasi dan Farmakologi. Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin. Makassar.
[8] Bajaj, S., Singla, D. dan Sakhuja, N. 2012. Stability testing of pharmaceutical products. Journal of applied pharmaceutical science, 2(3),129-138.
[9] Departemen Kesehatan RI. 2020. Farmakope Indonesia. Edisi VI. Departemen Kesehatan RI. Jakarta.
[10] Harahap, M.R., Ulandari, A.S., Sulistiyana, M.S., Fardani, R.A., dan Suhada, A. 2023. Buku Ajar Kimia Farmasi. UGM Press. Yogyakarta.
[11] Harmono, H. D. 2020. Validasi Metode Analisis Logam Merkuri (Hg) Terlarut pada Air Permukaan dengan Automatic Mercury Analyzer. Indonesian Journal of Laboratory, 2(3): 11.
[12] Riyanto, P.D. 2014. Validasi dan Verifikasi Metode Uji. Deepublish. Yogyakarta.
[13] Gandjar, I.G. dan Rohman, A. 2013. Kimia Farmasi Analisis. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.
[14] Harmita. 2004. Petunjuk Pelaksanaan Validasi Metode dan Cara Perhitungannya. Majalah Ilmu Kefarmasian, 117-135.
[15] Mirmehrabi, M., Rohani, S., Murthy, K.S.K. dan Radatus, B. 2004. Solubility, dissolution rate and phase transition studies of ranitidine hydrochloride tautomeric forms. International Journal of Pharmaceutics, 282(1–2): 73–85.