Efektivitas Sari Belimbing Wuluh terhadap Daya Ikat Air dan Susut Masak Daging Paha Itik Magelang

Authors

  • Fitria Mayasari Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar
  • Nur Hidayah Tidar University
  • M. Haris Septian Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Tidar

DOI:

https://doi.org/10.37090/jwputb.v6i1.530

Abstract

Duck is a type of poultry that can be consumed as a new option other than chicken meat. Several types of local ducks can be utilized their potential for community consumption, one of which is Magelang duck. Duck meat is one of the foodstuffs of livestock origin that contains nutrients that are good for the human body. The weakness of meat with a high nutritional content that can cause meat susceptible to contamination by decaying microorganisms. Efforts to maintain meat quality are to prevent microbial contamination of Magelang duck meat by using bilimbi fruit liquid (Averrhoa bilimbi L.) to maintain the quality of duck meat. This study aims to determine the efficiency using bilimbi fruit liquid with different concentrations on the value of water holding capacity and cooking loss of Magelang duck thigh meat. The experiment plan used in this study was a Completely Randomized Experimental Design (CRD) with 4 treatments differences concentration of using bilimbi fruit liquid (0, 20, 40, 60%) and 5 replays with immersion for 30 minutes. The data obtained was analyzed with a variety analysis (ANOVA) and the apparent differences between treatments were analyzed with the Duncan Multiple Range Test (DMRT) advanced test. The results showed that soaking magelang duck thigh meat up to a concentration of 60% of using bilimbi fruit liquid for 30 minutes did not give a noticeable influence or has not been able to increase DIA and decrease cooking. The range of DIA values in this study is 40.67˗44.93% and cooked stacking 47.19–52.37%. Keywords: magelang duck, water holding capacity, starfruit juice, cooking loss.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abustam, E., H.M. Ali. 2005. Dasar teknologi hasil ternak. Buku Ajar. Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin, Makasar

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah. 2021. Populasi unggas menurut Kabupaten/Kota dan jenis unggas di Provinsi Jawa Tengah, 2019. BPS. Jawa Tengah.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Magelang. 2021. Jumlah rumah tangga usaha hortikultura tahunan dan semusim menurut kelompok tanaman dan kecamatan. [Internet]. [cited 12 September 2021]. https://magelangkab.bps.go.id/statictable/2018/12/07/431/jumlah-rumah-tangga-usaha-hortikultura-tahunan-dan-semusim-menurut-kelompok-tanaman-dan-kecamatan-st2013.html

Dinas Peternakan dan Perikanan. 2015. Itik Magelang. [Internet]. [cited 10 Juli 2020]. http://dispeterikan.magelangkab.go.id.

Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. 2021. Kementan dorong peningkatan ekspor serta konsumsi protein hewani produk ayam. [Internet]. [cited 23 Desember 2021]. https://ditjenpkh.pertanian.go.id.

Gulo, N., P. Aisyah, Pahriadi, F.N Susanti, S.R. Dewi, Habibah. 2017. Efektivitas senyawa ekstrak bahan alami sebagai pengawet dan penurun kolesterol daging ruminan. Zira’ah, 42(3): 174-182.

Hajrawati, M. Fadhilah, Wahyuni, I.I. Ariel. 2016. Kualitas fisik, mikrobiologi, dan organoleptik daging ayam broiler pada pasar tradisional di Bogor. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, 4(3): 386-389.

Hasim. Y.Y. Arifin, D. Andrianto, D.N. Faridah. 2019. Ekstrak etanol daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) sebagai antioksidan dan antiinflamasi. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 8(3): 86˗93.

Ismanto, A., R. Basuki. 2017. Pemanfaatan ekstrak buah nanas dan ekstrak buah pepaya sebagai bahan pengempuk daging ayam parent stock afkir. Jurnal Peternakan Sriwijaya, 6(2): 60˗69.

Lawrie, R.A. 2003. Ilmu daging. Penerjemah A. Parakkasi. Universitas Indonesia Press, Jakarta.

Lathifah, Q.A. 2008. Uji efektivitas ekstrak kasar senyawa antibakteri pada buah belimbing wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) dengan variasi pelarut. Skripsi. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahin. Malang.

Maghfiroh, M., R.K. Dewi, E. Susanto. 2016. Pengaruh konsentrasi dan lama perendaman ekstrak kulit nanas terhadap kualitas fisik dan kualitas organoleptik daging. Jurnal Ternak, 8(1): 1˗11.

Muchtadi, T.R, Sugiyono. 1992. Ilmu Pengetahuan Bahan Pangan. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Novita, R., T. Sadjadi, R. Mulyono. 2019. Level ekstrak buah nanas (Ananas comosus L. Merr) dan lama perendaman terhadap kualitas daging itik afkir. Jurnal Peternakan Indonesia, 21(2): 143˗153.

Nurhidayah, S. 2020. Kajian kandungan flavonid dan fenolik total serta uji aktivitas antibakteri pada ekstrak daging dan kulit nanas (Ananas comosus L Merr) terhadap bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus aureus. Skripsi. Universitas Ngudi Waluyo. Semarang.

Pradana, H.A., B. Muwakhid, I. Dinasari. 2020. Pengaruh konsentrasi sari belimbing wuluh (Averrhoa bilimbiL.) dan lama perendaman terhadap pH dan WHC pada daging kalkun afkir. Jurnal Dinamika Rekasatwa, 3(2): 73-78.

Purnamasari, E., M. Zulfahmi, I. Mirdhayati. 2012. Sifat fisik daging ayam petelur afkir yang direndam dalam ekstrak kulit nenas (Ananas comosus L Merr) dengan konsentrasi yang berbeda. Jurnal Peternakan, 9(1): 1˗8.

Ramadhani, A., R. Riyanti, V. Wanniatie, D. Septinova. 2021. Pengaruh kombinasi saripati buah nanas dan papaya terhadap kualitas fisik daging petelur afkir. Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan, 5(1): 30˗35.

Risnajati, D. 2010. Pengaruh lama penyimpanan dalam lemari es terhadap pH, daya ikat air, dan susut masak karkas broiler yang dikemas plastik polyethylen. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan, 13(6): 309-315.

Saraswati, R.A., E. Setyaningsih. 2018. Potensi tanaman belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) terhadap beberapa penyakit pada sistem cardiovascular. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek ke˗3. 5 Mei 2018. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta: 155˗160.

Soeparno. 2015. Ilmu dan teknologi daging, cetakan ke-6 (edisi revisi). Gajah Mada University Press, Yogyakarta.

Sukandar, E.Y., I. Fidrianny, R. Triani. 2014. Uji aktivitas antimikroba ekstrak etanol buah belimbing wuluh (Averrhoa Bilimbi L.) terhadap Propionibacterium acnes, Staphylococcus epidermidis, MRSA dan MRCNS. Acta Pharmaceutica Indonesia, 3(4): 51-56.

Suryaningsih, L., W.S. Putranto, E. Wulandari. 2012. Pengaruh perendaman daging itik pada berbagai konsentrasi ekstrak kunyit (Curcuma domestika) terhadap warna, rasa, bau, dan pH. Jurnal Ilmu Ternak, 12(1): 24-28.

Wicaksono, A.D. 2016. Pengaruh sistem pemeliharaan dan waktu maturasi terhadap kualitas daging itik (Anas sp.) bagian dada. Skripsi. Universitas Hasanuddin.

Wijaya, Y. 2016. Kualitas fisik daging itik petelur afkir yang direndam belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) dengan konsentrasi berbeda. Skripsi. Universitas Jenderal Soedirman. Purwokerto.

Downloads

Published

2022-03-08

How to Cite

Mayasari, F., N. Hidayah, and M. Haris Septian. “Efektivitas Sari Belimbing Wuluh Terhadap Daya Ikat Air Dan Susut Masak Daging Paha Itik Magelang”. Wahana Peternakan, vol. 6, no. 1, Mar. 2022, pp. 23-29, doi:10.37090/jwputb.v6i1.530.