HUBUNGAN KUALITAS KONTEN CHANNEL YOUTUBE GADGETIN TERHADAP KEPUASAN VIEWERS KONTEN GADGET

Authors

  • Santi Delliana Institut Teknologi dan Bisnis Kalbis
  • Boyke Wenno Department of Communication Sciences, Faculty Business and Communication, Institut Teknologi dan Bisnis Kalbis

DOI:

https://doi.org/10.37090/jmp.v1i2.474

Keywords:

Gadget, Kepuasan Viewers, Konten Youtube, Uses and Gratifications

Abstract

Perkembangan teknologi selalu berkembang seiring berkembangnya zaman dan tentunya kebutuhan info tentang teknologi juga dibutuhkan. Fenomena penjualan handphone murah di Indonesia masih marak terjadi. Hal tersebut makin dikuatkan dengan adanya dua kasus terakhir pada tahun 2020 yang berkaitan dengan fenomena tersebut, yaitu kasus import barang ilegal berupa handphone yang dilakukan oleh Pstore yang bisa dijual murah di Indonesia dan kasus penipuan pembelian handphone secara pre order yang dilakukan oleh Grab Toko dengan harga murah padahal produk yang dibeli tidak pernah ada. Channel youtube Gadgetin dengan kontennya memperlihatkan kepada khalayak agar berhati-hati dan waspada dalam membeli handphone dengan harga murah. Dalam studi ini, paradigma positivistik, serta pendekatan kuantitatif, digunakan. Ini adalah jenis penelitian eksplanatori yang menggunakan Teori Uses and Gratification untuk membantu menjelaskan mengapa sesuatu terjadi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah survei dengan penyebaran kuesioner tertutup kepada 400 responden, dilanjutkan dengan uji validitas dan reliabilitas menggunakan teknik Pearson's Correlation dan Cronbach Alpha. Selanjutnya dilakukan analisis data dengan bantuan Uji Koefisien Korelasi dan Analisis Regresi Linier Sederhana. Menurut temuan penelitian, terdapat korelasi 80,3 persen antara kualitas konten gadget di kanal YouTube "Saya coba belanja ponsel murah di Instagram" dengan kepuasan penonton terhadap konten gadget. Sisanya 19,7 persen dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Author Biography

Boyke Wenno, Department of Communication Sciences, Faculty Business and Communication, Institut Teknologi dan Bisnis Kalbis

Department of Communication Sciences

Published

2021-12-20